Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaKabupaten Bengkalis

Pinggiran Jalan Kelurahan Jamban Kecamatan Mandau Bengkalis Dipenuhi Tumpukan Samapah

233
×

Pinggiran Jalan Kelurahan Jamban Kecamatan Mandau Bengkalis Dipenuhi Tumpukan Samapah

Sebarkan artikel ini

DURI, RIAU.RELASIPUBLIK – Kondisi pinggir jalan Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, telah dipenuhi oleh Tumpukan sampah.

Dengan ingin menang sendiri yang tidak memikirkan diri orang lain sehingga pembuangan sampah tersebut tidak pada tempatnya hingga menjadi watak keliru di tengah-tengah warga dengan cara membuang sampah sembarangan.

Example 300x600

Buktinya, tanah masyarakat di Jalan Abdul Latif Air itu dijadikan tempat pembuangan sampah, hingga meluber dan menutup badan jalan dengan mengakibatkan bau yang tak sedap.

Resahnya masyarakat sekitar akibat bau busuk menyengat itu mendapatkan respon kuat dari UPT Pengelola Sampah Duri.

Nofrizal selaku UPT Pengelola Sampah Kecamatan Mandau mengatakan kepada awak media, Senin (18/01/2121) mengatakan, program kerja bersama timnya akan segera membersihkan dimana sampah tersebut menumpuk di pinggir jalan.

“Kita bersihkan dulu arealnya dan kita tempatkan kontainer sampah Saya berharap warga tak lagi membuang sampah di luar tempat yang telah ada dan harapannya pihak RT dan RW setempat bisa mengawasi sehingga terjaga kebersihan, harapannya.

Sementara,pengawasan disebut Nofrizal tidak hanya menjadi tugas tim satgas kebersihan saja namun itu butuh perhatian besar oleh ketua RT dan RW serta masyarakat setempat.

“Petugas kebersihan siapkan armada untuk mengangkut sampah itu, maka masyarakat jangan lagi membuang sampahnya di luar kontainer yang ada,” mintanya.

KA UPT Pengelola Sampah menyebut kan jika persoalan sampah tanggung jawab bagi semua pihak,” tambahnya.

Penanganan sampah bisa efektif, bila semua elemen masyarakat sadar lingkungan Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, hingga sadar untuk memilah sampah organik dan anorganik, ujar Nofrizal.

Menurut Nofrizal, pihaknya setiap hari sejauh berjalan selama bertugas, melaku kan pengangkutan sampah di Duri dengan menggunakan 10 unit truk.

Selain itu, angkut sampah ditambahkan dengan 3 unit amrul dan juga angkutan roda 3 juga digerakkan.

“Sekitar 17 unit truk sampah dengan rata rata 4-5 kubik per truk berhasil diangkut setiap harinya ke areal TPA di KM 9 Kulim,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas angkut sampah sangat akan terbantu jika masyarakat peduli, paham dan meningkatkan kesadaran membuang sampahnya pada tempat yang disediakan.”

 

Editor: Rolijan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *